Where all the stuffs stored

Titik balik blog ini

Stelah acara TV hr ini menayangkan 10 tujuan wisata dunia menurut WTO, ternyata Indonesia ga masuk 10 besar dan kalah sama negara tetangga, sy serasa mau teriak, whaatttt??!!

Pdhl negara tetangga itu ga ada apa2nya dibanding obejk wisata alam maupun budaya kita.

Oleh karena itu saya bertekad lebih gencar utk mempromosikan pariwisata Indonesia.

1st step, adl merubah dikit konsep blog ini yg td nya agak random jd lebih bervisi, yaitu promoting wisata Indonesia.

Jd sy akan berusaha utk aktif nge-blog lg dan posting tt tujuan wisata di Indonesia 1 persatu. Di mulai dr yg paling dekat dulu, yg pernah dikunjungi, and in English or bilingual.

Nantikan kehadirannya dan bantu saya utk mengenalkan potensi pariwisata Indonesia, baik dgn menyebarkan link, masukan, ide, atau menerjemahkan kalo mau, hehehehe….

Akhir-akhir ini kita sering mendengar kata ‘kriminalisasi’ di berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Sebagai contoh, kutipan yaAkhir-akhir ini kita sering mendengar kata ‘kriminalisasi’ di berbagai media, baik cetak maupun elektronik. Sebagai contoh, kutipan yang diambil dari sebuah situs berita sebagai berikut:ng diambil dari sebuah situs berita sebagai berikut:

Kami minta kepada Presiden SBY tidak membiarkan terjadi aksi kriminalisasi KPK,” kata Deputi Pencegahan KPK Eko Tjiptadi saat membacakan pernyataan, mewakili pegawai KPK.

Atau sebagai berikut:

Erry menjelaskan kedatangannya adalah untuk memberi dukungan kepada ketua PPATK yang dikabarkan mendapat ancaman akan dikriminalisasikan

Dari dua contoh kutipan diatas, kiat bias menangkap makna arti kriminalisasi adalah suatu proses menjadikan orang yang bukan criminal/tidak melakukan tindakan criminal menjadi seorang criminal/orang yang melakukan tindakan criminal/dituduh melakukan tindakan criminal secara semena-mena.

Nah sekarang mari kita tilik kembali arti kata ‘kriminalisasi’ sejatinya.

Kata kriminalisasi berasal dari kata dasar kriminal, yang dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti ” berkaitan dengan kejahatan (pelanggaran hukum) yang dapat dihukum menurut undang-undang; pidana”.

Sementara masih menurut Kamus yang sama, kata kriminalisasi diartikan sebagai ”proses yg memperlihatkan perilaku yg semula tidak dianggap sebagai peristiwa pidana, tetapi kemudian digolongkan sbg peristiwa pidana oleh masyarakat”

Dari penjelasan diatasm kriminalisasi merupakan sebuah kosakata dibidang hukum, dan merupakan istilah di bidang hukum pidana pada khususnya. Karena itu, mari kita lihak arti kata kriminalisasi, atau criminalization dalam bahasa Inggris menurut Black’s Law dictionary sebagai berikut:

The act or an instance of making a previously lawful act criminal, usu. By passing a statute.

Dari beberapa definisi diatas, dapat kita tentukan inti-inti dari kata kriminalisasi:
1. ada perbuatan yang sebelumnya merupakan perbuatan bias yang sah/legal/tidak melanggar hukum
2. adanya proses berupa kebijakan hukum/pemerintah
3. kebijakan tersebut menetapkan perbuatan yang sebelumnya sah/legal/tidak melanggar hukum menjadi sebuah perbuatan hukum yang melanggar hukum/perbuatan pidana/tindak pidana.

Maka terlihat bahwa objek dari sebuah proses kriminalisasi bukanlah orang maupun lembaga tertentu, melainkan sebuah perbuatan. Sehingga apabila selama ini kriminalisasi dianggap sebagai tindakan sewenang-wenang untuk mendiskreditkan seseorang atau lembaga tertentu sebagai pelaku kriminal, hal itu telah melenceng dari konteks asli dari kata itu sendiri. Karena orang atau lembaga tidak bisa dikriminalisasikan. Yang dikriminalisasikan ialah perbuatannya. Itupun masih harus didahului dengan dikeluarkannya suatu kebijakan/peraturan yang menetapkan perbuatan tersebut secara spesifik sebagai sebuah tindak pidana secara resmi.

Media maupun masyarakat telah sering menggunakan kata kriminalisasi untuk konteks yang berbeda dari asal katanya. Namun dengan penjelasan ini, kiranya kita bisa membedakan makna dari kata tersebut yang benar, dan begitu pula menggunakannya dalam konteks yang benar.

Remedy

remedy

remedy

The caress of your hand always be the best remedy for my anxiety

Laying my head on the pillow //  I shut my eyes and wait // and you go with your words // soothing down the wave

Today the world may turn it’s back to me // but when the night come // it’s my time to take the cruise control

A sip of tea or two // may works on my nerves // but nothing, nothing can beat the way you comfort me

maybe you’re not a teddy bear // maybe you don’t buy me flowers

But I can syre you’re the blanket I can found // to embrace me gently all night long

Kalau akhir-akhir ini kita rajin browse situs berita, ataupun nonton TV, akhir-akhir ini ada nama seorang cewek yg lagi kondang banget : Rani Juliani.

Ini cewek sebetulnya cewek biasa, caddy golf dan jg mahasiswa. Tp dia terlibat dengan orang-orang yang tidak biasa, dalam kasus luar biasa. Dan jadilah ia terseret-seret dalam pemberitaan sebuah kasus pembunuhan.

Ok, dia emang saksi kunci dalam kasus ini. Keterlibatan Rani, AA dan NZ memang perlu diketahui dalam rangka proses penyidikan, dan tentunya masyarakat pun sangat ingin tahu bagaimana ia terlibat dalam kasus ini. Apakah ia bagian dari sebuah konspirasi tingkat tinggi, dan sebagainya. Tindak pidana yg dilakukan kemungkinan bermotif sengketa percintaan (ceile bahasanya, dangdut nian!) Tapi yang saya lihat adalah adanya pemberitaan yang kelewat batas.

Yang perlu diketahui cukup keterlibatannya yang menjadi benang merah kasus ini, titik. Kita tidak perlu tahu dia punya tatto kupu-kupu di pinggulnya, ataupun nilai-nilainya saat SMA. Berita yg ga penting bukan? Kecuali kalo memang Rani adalah seorang double agent seperti Mata Hari yang legendaris itu, bolehlah kita kulik kehidupannya untuk dijadikan Film (kalo ada yg berminat).

Tapi disini, Rani hanyalah perempuan biasa, istri ke-3 dari korban pembunuhan, dan pernah bertemu dengan tersangka. Dia bertemu dengan kemauannya sendiri atau tidak, itu yang sedang diselidiki.

Pemberitaan media yang bertubi-tubi, apalagi terkait kasus pembunuhan, sudah lebih dari cukup untuk membuat seseorang stres. Tidak perlu ditambah dengan ekspose berlebihan tentang kehidupan pribadi seseorang yang tidak ada hubungannya dengan kasus itu sendiri/. Cukup para pencari sensasi infotainment saja yang menikmati kehidupan pribadinya diobral sebagai komoditi mencapai popularitas.

Leave Rani alone. She need to be protected not only from physical thread, but also from over exposure that not good for her mind. Got the point?

be true to yourself

Sometimes being honest needs a bigger courage than to face a hungry lion in a colloseum.
And you has taught me to always honest to myself, and the rest encourage me to do so.
I’m such a lucky girl to have meet you in the middle of the journey of my life.
The thing you taught me will always be remembered as it keep me standing strong on my feet, living life as it comes.

On April 9th 2009

Setelah kemarin sempet BT karena terancam ga bisa ikut Pemilu Legislatif 2009, akhirnya kemarin gw nyontreng juga di TPS 1 Pangkalan Jati Depoxville. Sebetulnya gw udah berencana buat nyontreng seorang Caleg ganteng di Dapil Jakarta, tapi ternyata diriku terdaftar sebagai warga Depoxville. Jadilah rencana itu gagal. Habis daripada liat Bapak2 tua ygsuka ketiduran selama sidang Dewan, mending kita susupkan darah2 muda yg enerjik nan bening di DPR, betul ngga?

Nah yang menarik, di perjalanan menuju TPS gw yg cukup jauh (dr Blok M ke Pondok Labu coret), gw menemui beberapa TPS di kota/kompleks yg sepi aja. Makanya gw kirain di TPS tujuan gw jug abakal sepi dan ga pake ngantri. Tapi ternyata lain dr dugaan gw, TPS 1 tempat gw nyontreng dan TPS 2 yg tepat disebelahnya rame banget! Kira2 ada 1 jam gw ngantri buat nyontreng.

Senengnya liat tingkat partisipasi warga yg tinggi di Kampung lama gw, hehehe. Yg bikin gw salut adalah banyaknya nenek-nenek dan kakek-kakek yg rela ngantri lama di TPS gw itu. Badan udah meringkel, jalan jg ga lurus, tp masih semangat dateng ke TPS buat menggunakan Hak Suaranya. Walaupun begitu liat kertas suara langsung pada puyeng, tp semangat mereka sebagai warga negara Indonesia patut diacungi jempol. Bandingkan dengan banyaknya anak2 muda yg bisa ke TPS dengan mudah tapi malah ga mempergunakan hak pilih mereka, or should I say, abandon their constitutional obligation.

Yg lucu adalah waktu seorang bapak-bapak yang saking puyengnya liat kertas suara dengan pilihan partai yang warna-warni itu pusing, dan akhirnya menggelar  dan membolak-balik kertas suara itu nempel tembok di blakang bilik suara. Otomatis semua juga bisa liat dia mau nyontreng apa! Langsung deh orang2 di TPS pada cekikikan, untung petugasnya tanggap dan segera memberi arahan buat si Bapak. Tapi Bravo! Itu berarti dia niat banget meneliti Partai dan Calegnya 1-1!

Nenek gw tercinta di malang juga ga kalah semangat ikut pemilu. Dari mula usahanya untuk mendoktrinasi kami di Jakarta untuk milih partai X, sampai kebingungannya nyontreng Caleg DPD. Jadi critanya nih, si Nenek dah fanatik bgt dgn partai no. XX. Dan tiap surat suara pasti dicontreng partai no. XX. Nah tibalah waktunya nyontreng DPD yg Calegnya emang bukan dr partai. Beliau binun, makanya dia contreng aja caleg nomer. XX (yg sama dgn nomer partainya) Perkara fotonya horor atau apa pokoknya contreng nomer XX! Dan hal serupa dilakukan jg ama kumpulan eyang2 sekampung nenek gw! Wah, hasil kampanye partai XX kuat jg nih XD. Dan caleg DPD no. XX itu yg ketiban rejeki dapet vote nenek2 sekampung.

Moga2 semangat para senior citizen kita itu ga sia-sia yah di Pemilu taun ini. Semoga membuah tatanan legislatif yang ideal, dan bersemangat membangun negeri ini seperti semangat mereka yg rela ngantri dan nunggu di TPS itu.

Buat yang muda-muda, jgn kalah ma Kakek Nenek kita. Tunjukkan kepedulian kita buat negara! Kita masih idup di Negara ini lebih lama daripada mereka yg udah tuir-tuir itu low.

;)

Must Love Cats

Pernah dgr film or sayiang “Must Love Dogs?” Na kalo ama gw yg berlaku adalah “must love cats”.

Gw pernah punya pacar yg blm ketemu aja dah benci ma kucing gw. Waktu si Tora mau gw bawa ke Jakarta, si oknum H ini menentang keras. Pdhl br pacaran 1 bulan. Malah katanya kalo ke rmh mau nyulik si Tora buat dibuang, Huh!

Pd saat itu gw berpikir “yey, kalo suruh  milih elo apa Tora mah jelas gw pilih si Tora.” Secara ya si Tora tuh udh terbukti kesetiannya menemani gw dalam suka dan duka sejak gw kuliah di Jogja. Sementara elo? Baru kenal bentar n blm terbukti apa2, :P

Dan ternyata benar, sampe sekarang pun Tora lebih setia ma gw drpd si Oknum H (yg akhirnya putus dlm keadaan ngga bgt!)

Disaat gw ngegebet cowok, patah hati, stres pas ujian dan skripsi, stres pas persiapan tanding, dan lg punya masalah, dia slalu ada buat gw tanpa protes, dengerin uneg2 gw (ya iyalah dia ga bisa protes!), dan ngelus2 gw dengan bulunya yg lembut (lebih tepatnya sih gw jadiin keset)

Walopun kadang2 dia bandel, suka coel2 atw gigit2 gemes (ga sadar kalo dia punya kuku yg tajem dan bertaring), tp tetep lucuuu…! Dan wkatu dia sakit pun gw merelakan hadial Dimas Diajeng gyg 7 digit itu buat biaya operasinya Tora. Waktu itu dia dipasangin kateter, dan gw curiga gara2 itu skrg kejantanannya si Tora jd diragukan.

Jadilah sekarang Tora bermukim di jakarta ma gw. Semakin gemuk kayak garfield. Kelakuannya sebagai kucing rada belagu. Suka nantangin kucing kampung di sekitaran rumah padahal kalo brantem pasti kalah (makanya waktu itu dia pernah pulang dlm keadaan pincang dan mesti dikasih anti biotik punya bapak) Betina pun pilih2, maunya ama yg bulunya putiiih.. Si Jupe jd kasian, gara2 bulunya abu2 jd ga pernah di gape ama Tora. Bisa jd perawan tua tuh dia..

Makanya pas nonton Marley & Me gw jd nangis bombay, inget Tora hiks hiks..

Yg pasti, emg bener yg namanya piaraan itu sahabat yg setia. Gak cm anjing aja. Kalo lo punya piaraan, sayangilah dia dgn baik, karena kasih sayang itu bakal kembali ma kita. Dan kalo pacar lo punya piaraan, berusahalah untuk akur dgn piaraannya itu. Soalnya kadang piaraanya itu lbh posesif drpd camer (contohnya Tora yg selalu benci ama temen cowok gw, kalo ketemu pasti buang muka terus kabur :P), atau mungkin bisa jadi cewek lo lebih sayang ma piarannya drpd lo. Si piaraan pus pasti l;bh beruntung drpd lo krn dia selalu dibelai, dikasih makan, dan dipangku2 ama dia. Pdhl lo aja belum tentu pernah, hihihihihi..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.